Harga Vaksin Covid

Harga Vaksin Covid

Dari jumlah tersebut, terbagi menjadi dua, yaitu 32 juta warga Indonesia yang akan mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara gratis. Warga tersebut termasuk golongan tenaga kesehatan, pelayanan public, PBI dan kelompok masyarakat yang rentan terkena virus penyakit lainnya. Sementara itu, seventy five juta warga harus membayar untuk mendapatkan vaksin Covid-19. “Antara Rp500 ribu-Rp1 juta,” ujarnya lewat pesan singkat, Senin, 1 Maret 2021.

Netizen berharap vaksin Corona yang dilakukan secara mandiri mudah didapat dan harganya terjangkau. Kata Semiaji, vaksinasi Covid-19 ditargetkan kepada 67 persen dari 167 juta penduduk. “Tak hanya harga terjangkau, mereka yang menjalani vaksinasi mandiri juga harus diberi kemudahan akses memperoleh dan membeli vaksin,” ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo. Mengutip perkataan Direktur Utama Sinopharm, Liu Jingzhen pada Agustus 2020 lalu, harga vaksin Sinopharm untuk dua dosis pemakaian yaitu sebesar AS$one hundred forty four,27 atau sekitar Rp2 juta. Sedangkan harga vaksin Moderna sebesar AS$32-37 atau Rp456.seven hundred-Rp528.090 per dosis.

Hal ini lantaran sampai saat ini tidak ada relaksasi penyampaian SPT tahunan orang pribadi seperti tahun lalu. Pemerintah telah menetapkan jenis vaksin COVID-19 yang digunakan dalam Vaksin Gotong Royong demi mempercepat herd immunity. Meski begitu, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa vaksin Moderna mampu melawan virus corona varian baru yang diidentifikasi di Inggris (B.1.1.7) dan yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan (B.1.351). Vaksin Moderna harus diberikan 2 dosis, dengan penyuntikan masing-masing dosis memiliki interval four pekan. Agar bertahan lama vaksin ini harus disimpan dengan suhu minus 20 derajat Celcius.

Kelompok pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri mengusulkan vaksin mandiri kepada pemerintah untuk mempercepat program vaksinasi di kalangan industri. Selain itu, pelaksanaan vaksinasi mandiri harus dilakukan oleh perusahaan dengan menggandeng fasilitas kesehatan swasta. Maka itu, vaksinasi gotong royong tidak akan dilaksanakan di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Sejumlah asosiasi perusahaan swasta yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia selaku inisiator program mengatakan siap membayar harga vaksin gotong royong hingga Rp1 juta per orang. Jakarta, CNBC Indonesia- Industri tekstil dan produk tekstil turut mendukung pelaksanaan vaksinasi jalur gotong royong.

Harga vaksin mandiri

Dalam unggahan yang beredar, pengunggah menambahkan narasi bahwa harga tersebut adalah harga vaksin mandiri yang akan berlaku beberapa bulan ke depan. Apalagi, ujarnya, jumlah status kuning di tingkat RT di Kabupaten Situbondo saat ini sudah tinggal sedikit. “Dengan program vaksinasi ini bakal terus dapat menekan munculnya penderita Covid baru. Untuk itu saya selalu konsisten mendukung program vaksinasi Covid 19 ini,” pungkasnya. Ketua Umum IBI Haryanto T Budimana mengatakan, vaksinasi merupakan program mulia pemerintah dalam melindungi keselamatan warganya dan pemerintah tidak boleh dibiarkan bekerja sendiri.

Pasalnya, hingga kini belum ada pernyataan bila pemerintah telah mengizinkan adanya program vaksinasi mandiri. Rosan mengatakan, program vaksinasi mandiri dapat berjalan beriringan dengan program vaksinasi pemerintah. Ia memastikan program vaksinasi mandiri tidak akan mengganggu jalannya program vaksinasi pemerintah di fasilitas pelayanan kesehatan yang sudah ditunjuk saat ini. Sekedar informasi, saat ini pemerintah tengah merampungkan kebijakan program vaksinasi mandiri.

Dari jumlah tersebut diperkirakan sekitar 32 juta orang free of charge dan seventy five juta orang harus membayar untuk mendapatkan vaksin. “Iya, jadi perkiraan awal angka seperti itu untuk mencapai sixty seven% orang yang diimunisasi,” ujar Siti pada Kompas.com, Selasa (8/12/2020). Pemerintah memiliki goal yang telah ditentukan dalam pendistribusian vaksin ke masyarakat.

“Jadi vaksin gotong royong atau mandiri akan dilakukan oleh BUMN Bio Farma dan mereka yang menentukan produsen mana yang digunakan,” kata Menkes di Sidoarjo, Sabtu (27/2). “Sehingga pemerintah belum bisa menentukan harga batas atas dan bawah dari vaksin tersebut,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, seperti dilansir dari Antara. Total tenaga kesehatan di Kota Semarang berdasar information Sistem Aplikasi Sumber Daya Manusia Kesehatan mencapai 15.488 orang. Setelah tenaga kesehatan, lanjut Hendrar Prihadi, vaksinasi akan dilakukan terhadap petugas di pos-pos pelayanan publik.

Idealnya berdasarkan rekomendasi BPKN, harga vaksin tertinggi adalah tidak lebih dari Rp100 ribu per dosisnya. “Kami menanyakan bagaimana stok vaksin untuk perusahaan dan harganya berapa. Ini sangat penting karena pemerintah meminta biaya untuk vaksin gotong royong sepenuhnya ditanggung perusahaan dan karyawan tidak boleh dimintai iuran. Kami harus tahu dulu harganya agar kami bisa menghitung neraca keuangan kami,” beber dia. Informasi harga dan ketersediaan stok vaksin dinilai menjadi hal penting sebagai pertimbangan utama dalam partisipasi program vaksin gotong royong. Pasalnya, di tengah keuangan perusahaan yang terguncang, perusahaan harus mengkalkulasi biaya tidak terduga untuk pembelian vaksin dan kuota bagi karyawan mereka.

Pertama vaksin free of charge akan ditanggung oleh pemerintah yang diperuntukkan bagi yang tidak mampu dan akan berdasarkan foundation knowledge BPJS Kesehatan, dan saat ini masih dalam tahap verifikasi. Pemerintah, menurutnya pula, akan mengawasi pengiriman dan pemakaian vaksin. Semua faskes juga diminta mencatat pengguna vaksinnya, untuk memastikan bahwa vaksin benar-benar untuk melayani masyarakat setempat, dan bukan dikirim ke tempat lain. “Semua kita awasi, biar tak ada gray area yang kemudian menimbulkan black market,” kata Erick Thohir tegas. Pasar gelap bukan hanya akan mendistorsi harga, melainkan juga mengakibatkan mereka yang membutuhkan tak kebagian. Tentu jumlah masih kurang untuk kebutuhan nasional yang memerlukan hampir 240 juta dosis untuk sekitar 109 juta penduduk produktif, yakni sixty seven persen dari populasi penduduk usia 18–fifty nine tahun.

Comments are closed.