Waspada Dampak Berbahaya Pandemi Covid

Waspada Dampak Berbahaya Pandemi Covid

Penutupan sekolah ini menjadi dampak tersendiri khususnya bagi siswa miskin dan rentan. Sebab pendidikan mungkin tidak menjadi prioritas utama, mereka sering kali bersusah payah memenuhi kebutuhan dasar terlebih dahulu. Terkait vaksin Covid-19, Prof. Meita Dhamayanti mengatakan bahwa setiap individu akan mendapatkan vaksin tersebut sesuai dengan kebutuhannya. Vaksin juga akan diberikan pada anak-anak yang mempunyai hak untuk mendapat perlindungan. “Dapat dibayangkan apa yang akan terjadi apabila anak-anak ini tidak mempunyai kekebalan terhadap PD3I, maka wabah lain selain Covid-19 akan segera menyusul.

Dampak covid bagi anak-anak

Dikutip dari CNN Indonesia, UNICEF Indonesia mengungkapkan bahwa pihaknya akan turut memastikan agar anak-anak Indonesia bisa mendapatkan haknya di tengah pandemi Virus Corona. New Normal atau aturan hidup baru di tengah pandemia ini harus diikuti dengan berbagai pertimbangan, khususnya untuk kelompok usia anak, yaitu di bawah usia 18 tahun. Wabah Virus Corona berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang kepada kesehatan dan kesejahteraan anak. Remaja memang sudah cukup usia untuk memahami konsekuensi dari tindakan dan dampak isolasi. Tapi, menurut penjelasan Nosal, otak seorang remaja masih berkembang dan membutuhkan interaksi sosial untuk menjadi dewasa.

Ajari anak-anak bahwa banyak tidur dan mencuci tangan dengan baik dan sering dapat membantu mereka tetap kuat dan sehat. Jelaskan bahwa mencuci tangan secara teratur juga membantu menghentikan slot no kecot penyebaran virus ke orang lain. Fimela.com, Jakarta etika anak-anak mendengar tentang virus Corona (COVID-19), mereka tidak langsung mengerti tanpa melihat wujud dan bentuk dari virus Corona.

Kehilangan pendapatan rumah tangga yang terjadi secara tiba-tiba menimbulkan ketidakstabilan situasi ekonomi keluarga dan dapat berujung pada kemiskinan. Pendapatan dan konsumsi keluarga miskin dan rentan yang memiliki anggota keluarga anak-anak akan berkurang karena tabungan yang tidak memadai. Proyeksi Bappenas menunjukkan bahwa kemungkinan penduduk Indonesia jatuh miskin naik menjadi fifty five%, dengan sekitar 27% calon kelas menengah diperkirakan mengalami ketidakamanan pendapatan yang menghawatirkan. Berbagai upaya untuk mengendalikan pandemi COVID-19 sendiri menimbulkan dampak signifikan di sektor ekonomi, kegiatan sehari-hari, dan seluruh aspek kehidupan pada anak. UNICEF menghimbau pemerintah agar menyadari bahwa “anak-anak adalah korban yang tidak terlihat” mengingat adanya dampak jangka pendek dan panjang terhadap kesehatan, kesejahteraan, perkembangan, dan masa depan anak. Suherni, guru kelas 6 SDN Kedaung Wetan, mengatakan sekitar 50 persen murid di sekolahnya tidak memiliki gadget.

Kemenag telah melakukan adaptasi terhadap aplikasi e-studying-nya, yang awalnya dirancang untuk mendukung pembelajaran di kelas, hingga dapat menyelenggarakan pembelajaran secara daring. Platform tersebut memungkinkan guru untuk mengunggah materi dan tugas pembelajaran sementara siswa dapat menyerahkan hasil belajar mereka, dan saat ini fitur-fitur tersebut sedang dikembangkan lebih lanjut. Kendala dalam mengajarkan anak saya adalah tidak adanya listrik dan usia saya, karena saya tidak bisa memahami pelajaran yang sulit, terutama karena saya petani. Seminggu sekali, para guru datang ke rumah sehingga mereka dapat mendidik dan mengajari anak-anak. Di desa lain biasanya mereka kesulitan untuk menemukan anak-anak, karena anak-anak ikut bersama orang tua mereka ke ladang.” – Sutil, yang tinggal di desa terpencil di Kalimantan Barat dan tidak memiliki akses web maupun televisi. Dengan latar belakang jurusan yang berbeda, mahasiswa KKN Kelompok 89 di daerah Klaten itu pun membantu mengajarkan materi pembelajaran yang diberikan guru by way of WhatsApp kepada anak-anak.

Selain itu, fasilitas kesehatan seperti Posyandu tidak beroperasi untuk sementara waktu. Akibatnya, hampir 10 juta anak berpotensi lebih rentan terhadap penyakit yang seharusnya dapat dicegah dengan vaksin tertentu. Dampak ekonomi yang menurun dapat menyebabkan sulitnya memenuhi kebutuhan dasar anak, mulai dari makanan hingga kesehatan. Pemerintah terus berupaya untuk mengatasi segala permasalahan yang timbul akibat pandemi ini. Sebagai upaya preventif, pemerintah berupaya menanggulangi dampak pandemi COVID-19, khususnya untuk kesehatan mental, dengan menyusun pedoman dukungan kesehatan jiwa dan psikososial pada pandemi COVID-19.

Comments are closed.